Menjadikan makananmu sebagai Obat

JADIKAN MAKANANMU SEBAGAI OBAT

Sejatinya di dalam bahan makanan halal dan toyyib itu terdapat nutrisi yang sehat dan meningkatkan nilai kesehatan.  Berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh, kekebalan tubuh terhadap penyakit, meningkatkan kemampuan kerja organ tubuh, merawat organ vital, menguatkan tulang, merawat kulit dan rambut, menjagga organ reproduksi, stamina, vitalitas,  menjaga kesembangan hormon sex, mood dan semua terpancar dalam aura badan sehat yg sesungguhnya.

Tetapi semua berubah setelah Raja Negara Api menyerang.  Semua berubah setelah pola keseimbangan nutrisi terkalahkan oleh gurihnya fast food, menariknya tampilan junct food, manisnya kopi kental dll.

Penyedia makananpun tergoda oleh bibit tanaman pangan transgenik, herbisida, pestisida yg kemudian terakumulasi dlm produk pangan yg nampak cantik dan produktif.

Cara penanganan pasca panen membuang semua manfaat katul padi yg mengandung phytosterol, oryzanol, vit B dll.

Cara pengolahan pangan yg merubah asam laurat, asam caprilat krlapa menjadi minyak trans berantai carbon lebih panjang.

Cara mengolah minyak sawit yg semakin jernih semakin kehilangan vit A dan beta caroteen.

Cara mengolah juice jeruk yg kehilangan 77% vitamin C nya dll.

Pengawet kimia digunakan melebihi batas, bahkan tdk jarang pengawet mayat digunakan untuk mengawetkan makanan dan pewarna tekstil digunakan untuk mrmperindah warna pangan olahan.

Fungsi pangan sebagai obat berubah menjadi racun.  Penyakitpun timbul, rumah sakit penuh dan ramai.

Manusia hari ini menjadi lebih bodoh dari manusia sebelumnya.  Kalaupun hari ini telah sadar akan pertanian organik, kesadaran akan pentingnya fungsional food dan ditemukan kembali cara mengawetkan makanan tanpa pengawet, tanpa merusak nutrisi, ini bukan kemajuan besar.  Ini titik balik kembali kepada kesadaran dasar.

Obat pelangsing ada pada katul padi,
Pemutih kulit ada pada bengkoang dan buah delima.  Perawat jantung ada pada biji anggur merah.  Vitalitas ada pada buah Tin dan kesemek dan lain sebagainya.  Kita bahas pada kesempatan yg lain.
(Mulyana A)

Semoga bermanfaat
Salam sehat dan menyehatkan

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s