Kanker Hati (Hepatoma)

Hepatoma? Apa sih hepatoma?

Hepatoma merupakan kanker ganas yang menyebabkan kematian dalam kurun waktu 6 sampai 20 bulan. Kanker ini menjadi sangat mematikan karena banyak pasien yang tidak mengeluhkan gejala apa-apa pada saat stadium awal.

“Kebanyakan pasien kanker hati yang datang sudah stadium lanjut, yaitu stadium 3 atau 4 yang kemungkinan hidupnya sangat kecil,” kata dr Unggul Budihusodo, SpPD-KGEH, Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI), saat dihubungi detikHealth, Senin (5/4/2010).

Menurut dr Unggul, kanker hati memang kadang-kadang tidak menunjukkan gejala apa-apa. Gejala yang umum dirasakan biasanya seperti pembengkakan kaki, sakit perut karena adanya pembengkakan, penurunan berat badan, dan demam.

Kasus kanker hati lebih sering terjadi pada pria dibandingkan wanita, dan merupakan kanker paling umum kelima pada pria dan kanker paling umum kedelapan pada wanita di seluruh dunia. Diperkirakan sekitar 560.000 kasus baru didiagnosa setiap tahun.

Seperti dilansir dari emedicine, penyebab kanker hati antara lain:

1. Sirosis hati (pengerasan hati)
Secara umum, sirosis manapun adalah faktor risiko utama untuk kanker hati. Sekitar 80 persen pasien dengan kanker hati sebelumnya telah didiagnosis sirosis hati.

2. Virus hepatitis B
Hepatisis B merupakan penyebab paling umum kanker hati di seluruh dunia. Virus hepatitis B dapat menyebabkan kanker hati karena adanya kombinasi peradangan kronis dan integrasi genom virus ke dalam DNA pasien. Pasien hapatitis B dapat meningkatkan kasus kanker hari hingga 1000 kali lipat.

3. Virus Hepatitis C
Virus hepatitis C telah menjadi penyebab paling umum kanker hati di Jepang dan Eropa, dan juga bertanggung jawab atas meningkatnya kejadian kanker hati baru-baru ini di Amerika Serikat.

Risiko kanker hati seumur hidup dari pasien hepatitis C adalah 5 persen, dan terjadi setelah 30 tahun terinfeksi. Dan penelitian terbaru menunjukkan bahwa pengobatan antiviral infeksi hepatitis C kronis dapat mengurangi risiko kanker hati secara signifikan.

Obesitas dan diabetes juga terlibat sebagai faktor risiko untuk kanker hati, kemungkinan besar melalui pengembangan steatohepatitis nonalkohol atau nonalcoholic steatohepatitis (NASH).

“Karena terkadang kanker hati ini tidak menampakkan gejala apa-apa, maka sebaiknya lakukan pemeriksaan medis (cek up) secara rutin, terutama bagi penderita sirosis, hepatitis B dan C,” kata dokter yang juga berpraktik di RS Cipto Mangunkusumo ini.

Untuk kanker hati pada stadium awal, tindakan medis yang dapat dilakukan antara lain pemberian injeksi, imunisasi, atau pembedahan. Namun pada kenker hati stadium akhir (3 atau 4), yang bisa dilakukan hanya terapi target (menyerupai kemoterapi) dengan pemberian tablet oral (diminum).

Agar hati terawat biasakan hidup sehat seperti:
1. Tidur cukup
2. Buang air teratur di pagi hari
3. Jangan lewatkan makan pagi
4. Hindari makanan olahan, bahan pengawet dan pemanis buatan
5. Hindari konsumsi obat yang terlalu berlebihan

Tahukah anda… Jika #sirosis hati, hepatitis bisa diterapi kesembuhan dengan Produk2 moment loh.
Dengan demikian anda juga terhindar dari konsumsi obat2an yang berlebihan. Ataupun perawatan RS.
Anda bisa mulai merawat kesehatan hati anda mulai sekarang di rumah.

Untuk penderita obesitas dan diabetes, agar anda juga bisa terhindar dari hepatoma ini.. Mulailah serius melakukan sesuatu untuk kesehatan anda tapi tidak dengan terus menerus obat2an. Apakah anda tidak ingin tubuh anda menyembuhkan diri dari dalam sehingga kesehatan tubuh dapat terpelihara dalam jangka yang panjang.

#propolis #biocell #glucogen #stemcell #antiradangkuatalami #antiviruskuatalami #regenerasisel #menguatkanimun

image

image

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s